TRADISI DAN BUDAYA MASYARAKATDESA BANCAMARA

Perspektif budaya masyarakat di Desa Bancamara sangat kental dengan budaya Islam. Hal ini dapat dilihat dari cerminan  pada semua desa di Kabupaten Sumenep yang kental akan budaya Islam. Dan perspektif budaya yang ada pada masyarakat di Desa Bancamara yang mana dihampir keseluruhan budayanya juga kental akan budaya Islam dan tradisi ketimuran. Tradisi budaya ketimuran sendiri, awalnya berkembang dan banyak dipengaruhi ritual-ritual agama atau kepercayaan masyarakat sebelum Agama Islam masuk. Hal ini alasan mengenai peringatan keagamaan yang ada di masyarakat bernuansa islam. Contoh budaya yang ada di masyarakat Bancamara sendiri, adalah sebagai berikut:
  1. Peringatan tahun baru Hijriyah dengan melakukan doa-doa bersama dimasjid dan mushalla-mushalla.
  2. Ketika menjelang hari raya, masyarakat berbondong-bondong mendatangi kuburan/makam orang tua, kerabat atau leluhurnya untuk dibersihkan dan lalu dikirimi doa.
  3. Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, yang diperingati dirumah warga yang kehidupannya sudah diatas cukup. Biasanya pada peringatan ini masyarakat menyediakan berbagai macam hidangan yang berupa buah-buahan, makanan, nasi tumpeng dan lain sebagainya.
  4. Sarama’an merupakan salah satu seni bela diri khas Pulau Giliyang yang berasal dari daerah asalnya yaitu Makasar. Tradisi Sarama’an dilaksanakan secara bergiliran oleh warga khususnya laki-laki di Desa Bancamara.
  5. Rokat Desa merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Bancamara untuk syukuran desa agar terhindar dari balak dan bencana. Rokat desa dilakukan dengan menyembelih seekor kambing yang kemudian dikuliti dan diambil dagingnya untuk dinikmati bersama masyarakat dalam desa tersebut, kemudian perut kambing tersebut diisi dengan rumput lalu digantung.
Kemudian dalam hal aspek pemberdayaan masyarakat, masyarakat lokal menjadi prioritas target pengembangan sosial-budaya yang ada di dalam masyarakat itu sendiri. Sedangkan dalam hal pengembangan pariwisata di Desa Bancamara sendiri masih belum sepenuhnya dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam setempat. Potensi sumber daya alam yang sudah dikembangkan sebagai obyek wisata hanyalah goa air, goa sarepa, titik oksigen dan pesisir-pesisir pantai.

Sumber: RPJM Desa Bancamara 2015-2020

Ikuti juga instagram kami di Giliyangku .

0 Response to "TRADISI DAN BUDAYA MASYARAKATDESA BANCAMARA"

Post a Comment